Oleh : Priyo Dwi Wijaksono
@F10-Priyo
ABSTRAK
Pencemaran
udara oleh berbagai jenis polutan dapat menurunkan kualitas udara. Penurunan
kualitas udara untuk respirasi semua organisme (terutama manusia) akan
menurunkan tingkat kesehatan masyarakat. Asap dari kebakaran hutan dapat
menyebabkan gangguan iritasi saluran pernapasan, bahkan terjadinya infeksi
saluran pernapasan akut (ISPA). Setiap terjadi kebakaran hutan selalu diikuti
peningkatan kasus penyakit infeksi saluran pernapasan.
Kata Kunci : Zat Polutan, Pencemaran
Lingkungan, Industri
Isi :
Polutan merupakan bahan kimia atau
bahan yang mencemari udara, air atau tanah dalam beberapa bentuk dan disebabkan
oleh aktivitas manusia. Polutan adalah penyebab berbagai jenis krisis yang
membahayakan manusia dan juga satwa liar dan lingkungan. Tiga jenis polusi
utama adalah bentuk paling konvensional yang paling dikenal; Namun, ada
beberapa tipe lain yang mengandung polusi dalam arti kata yang berbeda.
Jenis-jenis
Polutan :
Polusi
Udara
Sumber utama polusi udara berasal dari pembakaran bahan bakar fosil, yang menyebabkan kelebihan karbon monoksida di atmosfer. Kendaraan umumnya menyebabkan polusi seperti ini, seperti juga pembakaran batu bara.
Sumber utama polusi udara berasal dari pembakaran bahan bakar fosil, yang menyebabkan kelebihan karbon monoksida di atmosfer. Kendaraan umumnya menyebabkan polusi seperti ini, seperti juga pembakaran batu bara.
Beberapa
jenis polutan pencemar udara antara lain sebagai berikut:
1.
Gas Karbon Monoksida (CO) dan Karbon Dioksida
(CO2)
Menyebabkan
: Pusing, Mual, Pingsan, Sesak Nafas, Kematian, Gangguan pada kulit
2.
Gas SO dan SO2
Menyebabkan
: Iritasi mata, Radang saluran pernafasan, Gangguan pada tumbuhan hingga
kematian.
3.
Gas Kloro Fluoro Karbon (CFC)
Menyebabkan
: Membentuknya lubang pada stratosfer lapisan ozon.
4.
Hidrokarbon (HC) dan Nitrogen Oksida (NO)
Menyebabkan
: Penyakit kanker.
5.
Partikel
Menyebabkan
: Terjadi
penurunan pada jarak pandang
Pengaruh polusi udara terhadap kesehatan
Pengaruh jangka pendek :
- Perawatan di rumah sakit, kunjungan ke Unit Gawat atau kunjungan rutin dokter akibat penyakit yang terkait dengan respirasi ( pernapasan ) dan kardiovaskular.
- Berkurangnya aktivitas harian akibat sakit.
- Jumlah absensi ( pekerjaan ataupun sekolah ).
- Perubahan fisiologis (seperti fungsi paru dan tekanan darah ).
Pengaruh jangka panjang :
- Kematian akibat penyakit respirasi / pernapasan dan kardiovaskular.
- Meningkatnya insiden dan prevalensi penyakit paru kronik ( asma, penyakit paru obstruktif kronis )
- Gangguan pertumbuhan dan perkembangan janin.
- Kanker.
Polusi Air
Polusi air terutama disebabkan oleh limpasan air dari lokasi pertanian, lokasi industri dan lokasi perkotaan. Limpasan terdiri dari bahan kimia berbahaya atau bahan kimia berbahaya yang terkontaminasi atau tidak wajar yang mengganggu sumber air untuk menginfeksi dan akhirnya menghancurkan air di dalamnya.
Polusi air terutama disebabkan oleh limpasan air dari lokasi pertanian, lokasi industri dan lokasi perkotaan. Limpasan terdiri dari bahan kimia berbahaya atau bahan kimia berbahaya yang terkontaminasi atau tidak wajar yang mengganggu sumber air untuk menginfeksi dan akhirnya menghancurkan air di dalamnya.
Dampak
polusi air terhadap lingkungan
Bibit-bibit
penyakit berbagai zat yang bersifat racun dan bahan radioaktif dapat merugikan
manusia. Berbagai polutan memerlukan O2 untuk mengurainya. Jika O2 kurang,
pengurainya tidak sempurna dan menyebabkan air berubah warnanya dan berbau
busuk. Bahan atau logam yang berbahaya seperti arsenat, uradium, krom, timah,
air raksa, benzin, tetraklorida, karbon dan lain-lain. Bahan-bahan tersebut
dapat merusak organ tubuh manusia atau dapat menyebabkan kanker. Sejumlah besar
limbah dari sungai akan masuk ke laut.
Polusi
Tanah
Tanah bisa tercemar sebagai hasil pembuangan bahan kimia atau racun yang tidak tepat. Hal ini sering terjadi di dekat lokasi pertanian besar dimana herbisida atau pestisida digunakan berlebih pada tanaman pangan. Situs yang tercemar seringkali menjadi lahan kosong tandus dengan tanah beracun. Situs-situs ini sering ditinggalkan dan tidak bisa digunakan, mengakibatkan hamparan lahan yang luas akan sia-sia.
Tanah bisa tercemar sebagai hasil pembuangan bahan kimia atau racun yang tidak tepat. Hal ini sering terjadi di dekat lokasi pertanian besar dimana herbisida atau pestisida digunakan berlebih pada tanaman pangan. Situs yang tercemar seringkali menjadi lahan kosong tandus dengan tanah beracun. Situs-situs ini sering ditinggalkan dan tidak bisa digunakan, mengakibatkan hamparan lahan yang luas akan sia-sia.
Dampak Polusi Tanah Terhadap Kesehatan
Dampak pencemaran tanah terhadap kesehatan terantung pada tipe polutan, jalur masuk kedalam tubuh dan kerentaan populasi yg terkena. Kromium, berbagai macam pestisida dan herbisida merupakan bahan karsinogenik untuk semua populasi. Timbal sangat berbahaya pada anak-anak, karena dapat menyebabkan kerusakan otak, serta kerusakan ginjal pada seluruh populasi.
Pertumbuhan penduduk dan pesatnya pencemaran tidak banyak
memberikan pilihan pada pemerintah, sejumlah teknologi-teknologi lingkungan
mutakhir kini menjadi semakin lazim sehingga kita hampir tidak menganggapnya
sebagai teknologi baru lagi.
Revolusi industri
baru ini mungkin, seperti pencemaran udara dan hal-hal yang menimbulkannya,
akan berhenti hanya bila industri itu sendiri berhenti. Dan mungkin tidak akan
pernah terjadi.
DAFTAR PUSTAKA
Hidayat, Atep Afia dan M. Kholil. 2017. Kimia,
Industri dan Teknologi Hijau.Jakarta: Pantona Media
Andara,
Resta. 2011. Macam-macam polutan
(Dalam http://klikbelajar.com/pengetahuan-alam/macam-macam-polutan/)
Diakses tanggal 2 Februari 2018.
Setiawan,
Budi. 2014. Jenis Polutan Pencemar Udara Beserta
Dampaknya. (Dalam http://ilmulingkungan.com/jenis-polutan-pencemar-udara-beserta-dampaknya/)
Diakses tanggal 2 Februari 2018.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.