.

Tampilkan postingan dengan label @X12-Bangkit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @X12-Bangkit. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 November 2022

Teknologi Hijau Ramah Lingkungan


Oleh : @X12-Bangkit


 Abstrak

     Teknologi merupakan penerapan ilmu pengetahuan untuk tujuan praktis. Dengan kata lain teknologi merupakan penjabaran dan tindak lanjut dari ilmu pengetahuan. Menurut Karyono (2009), teknologi masa kini (konvensiona|) menawarkan kemudahan, kenyamanan dan kecepatan bagi aktifitas manusia. Namun tanpa disadari teknologi tersebut cenderung konsumtif terhadap penggunaan energi fosil. Di sisi lainnya melonjaknya konsumsi energi fosil menyebabkan menipisnya cadangan minyak, memicu pemanasan bumi, perubahan iklim global, dan menimbulkan beragam bencana bagi kehidupan manusia.

Kata Kunci : Teknologi,energi fosil, konvensional, dan Ramah Lingkungan.

 

Abstract

     Technology is the application of science for practical purposes. In other words, technology is the elaboration and follow-up of science. According to Karyono (2009), today's technology (convention|) offers convenience, comfort and speed for human activities. But without realizing it, these technologies tend to be consumptive towards the use of fossil energy. On the other hand, soaring fossil energy consumption has caused a depletion of oil reserves, triggered warming the earth, global climate change, and caused various disasters for human life.

Keywords: Technology, fossil energy, conventional, and Environmentally Friendly.

 

Pendahuluan

     Kesadaran akan perlunya teknologi yang lebih ramah lingkungan makin meluas. Teknologi yang boros energi terutama sumber energi fosil, kalau dtetap dipertahankan berpotensi besar mengancam kerusakan permanen kondisi Planet Bumi, sekaligus membahayakan kehidupan umat manusia. Karoyono (2009) menyebutkan, bahwa ketika Eropa mengalami krisis energi pada tahun 1973, muncul istilah teknologi tepat guna (appropriate technology). Prinsipnya ialah menghilangkan ketergantungan pada sumberdaya luar yang tidak dimiliki oleh masyarakat setempat. Pengelolaan teknologi tepat guna memanfaatkan sumberdaya lokal secara efektif, efisien dan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Pada dasarnya teknologi tepat guna menawatkan solusi masalah yang cenderung tidak selalu tergantung pada penggunaan energi fosil.

 

Rumusan Masalah

1. Apa yang dimaksud dengan Teknologi Hijau?

2. Sebutkan Prinsip Utama Teknologi Hijau!

3. Apa yang dimaksud dengan Teknologi Ramah Lingkungan?

 

Pembahasan

1. Teknologi hijau adalah pendekatan untuk menyelamatkan bumi. Oleh karena itu, baik positif maupun negatifnya perlu diselidiki. Teknologi hijau menggunakan sumber daya alam terbarukan yang tidak pernah habis. Teknologi hijau menggunakan teknik pembangkit energi baru dan inovatif. Nanoteknologi hijau yang menggunakan teknik hijau dan kimia hijau adalah salah satu teknologi hijau terbaru. Salah satu faktor penting terjadinya pencemaran lingkungan adalah pembuangan limbah. Teknologi hijau memiliki jawaban untuk itu juga. Ini dapat secara efektif mengubah pola dan produksi limbah dengan cara yang tidak membahayakan planet ini dan kita bisa menjadi hijau (Soni, 2015).

 

2. Prinsip utama teknologi hijau :

a. Kenyamanan Sosial, hakikat dari pengembangan dan penerapan teknologi antara lain untuk menumbuhkan kenyamanan dalam kehidupan masyarakat. Namun dalam hal ini kenyamanan hendaknya bersifat jangka panjang atau berkelanjutan.

b. Ekonomis, penerapan teknologi hijau sedapat mungkin harus rendah biaya dengan nilai manfaat yang seoptimal mungkin. Sebagai gambaran pemanfaatan tenaga surya untuk kebutuhan rumah tangga sebenarnya dapat diperluas untuk rumah atau bangunan yang ada di Indonesia.

c. Ramah lingkungan, teknologi hijau merupakan teknologi bersm dan ramah lingkungan. Dengan demikian dalam setiap rancangan, pengembangan dan aplikasinya prinsip ramah lingkungan harus menjadi salah satu patokan.

 

3. Teknologi ramah lingkungan (hijau) atau green technology adalah segala sesuatu yang mengacu pada jenis teknologi yang dianggap ramah lingkungan berdasarkan proses produksinya atau rantai pasokannya. Teknologi hijau juga dikenal dengan green tech (IT), ini dapat juga merujuk pada produksi energi bersih. Clean energy production atau produksi energi bersih adalah penggunaan bahan bakar dan teknologi alternatif yang tidak terlalu berbahaya bagi lingkungan dibandingkan bahan bakar fosil.

 

Kesimpulan

     Teknologi ramah lingkungan tidak hanya teknologi secara individu tetapi juga secara sistem termasuk pengetahuan, prosedur, barang dan pelayanan, dan peralatan serta prosedur organisasi dan manaiemen untuk mempromosikan kelestarian lingkungan. Berdasarkan karakteristik tersebut definisi teknologi ramah lingkungan. Mencengkup semua teknologi transisi yang akan menjadi teknologi berwawasan lingkungan.

 

Daftar Pustaka

Hidayat, Atep Afia. 2022. Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri. Teknologi Hijau (Modul 13). Universita Mercu Buana, Jakarta.

rifqimulyawan.com/blog/pengertian-green-technology/

Minggu, 20 November 2022

Konsep dan Manfaat Industri Hijau

Oleh : @X12-Bangkit


Abstrak

     Tujuan industri hijau adalah mewujudkan industri berkelanjutan dalam rangka efisiensi dan efektivitas pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan, sehingga pembangunan industri dapat selaras dengan kelangsungan dan kelestarian fungsi lingkungan hidup, serta bermanfaat bagi masyarakat. Industri hijau juga memiki peran yang besar dalam faktor ekonomi, lingkungan maupun sosial oleh sebab itu industri hijau sangat dibutuhkan untuk sekarang maupun jangka panjang.

Kata Kunci : Tujuan, Efisiensi, Efektivitas, dan Manfaat Industri Hijau

 

Abstract

     The aim of the green industry is to realize a sustainable industry in the framework of efficiency and effectiveness in the sustainable use of natural resources, so that industrial development can be in harmony with the continuity and sustainability of environmental functions, as well as being beneficial to society. The green industry also has a big role in economic, environmental and social factors, therefore a green industry is needed for the long term.

Keywords : Purpose, Efficiency, Effectiveness, and Benefits of Green Industry

 

Pendahuluan

     Industri Hijau dapat didefinisikan sebagai industri berwawasan lingkungan yang menyelaraskan pertumbuhan dengan kelestarian lingkungan hidup, mengutamakan efisiensi dan efektivitas penggunaan sumberdaya alam serta bermanfaat bagi masyarakat (Permenperin, 2011). Industri hijau dikaitkan dengan aktivitas perusahaan industri yang merupakan perusahaan yang melakukan kegiatan di bidang usaha industri yang berbentuk perorangan, badan usaha atau badan hukum dan berkedudukan di Indonesia. Sementara dalam UU Perindustrian (2014) Pasal 1, Ayat 3, dijelaskan bahwa Industri Hijau adalah Industri yang dalam proses produksinya mengutamakan upaya efesiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan sehingga mampu menyeiaraskan pembangunan Industri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Rumusan Masalah

1. Apa yang di maksud dengan industry hijau?

2. Apa konsep dari industry hijau?

3. Apa manfaat dari industry hijau?

 

Tujuan

1. Mengerti apa itu industry hijau.

2. Mengerti konsep dari industry hijau.

3. Mengerti manfaat dari industry hijau.

 

Pembahasan

1.     Industri Hijau adalah Industri yang dalam proses produksinya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan sehingga mampu menyelaraskan pembangunan Industri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.  

     Industri Hijau sudah menjadi istilah yang diterapkan oleh berbagai negara di dunia, sebagai tanggapan terhadap makin langkanya sumberdaya alam, perubahan ikiim, polusi udara, pemanasan global, dan sebagainya, yang makin mengarahkan pertumbuhan ekonomi yang harus bergantung pada proses produksi yang bersih dan efisien. Dalam hal ini Industri Hijau merupakan solusi kreatif bagai setiap pemerintahan di negara manapun untuk menumbuh-kembangkan industri yang hemat sumber daya alam. Sebagaimana dikemukakan oleh Gra dan Talberth 2011.

 

2.      Konsep industri hijau adalah mengutamakan efisiensi dalam proses produksi (penggunaan material, energi dan air dengan intensitas yang rendah), penggunaan energi alternatif, melakukan minimisasi limbah dan pemenuhan baku mutu lingkungan, menggunakan teknologi rendah karbon, serta SDM yang kompeten.

 

3. Manfaat membangun industri hijau

Sedangkan berbagai manfaat penerapan industri hijau adalah:

a. Meningkatkan profitabilitas melalui peningkatan efisiensi untuk mengurangi biaya operasional, mengurangi biaya pengelolaan limbah dan meningkatkan pendapatan dari produk sampingan;

b. Meningkatkan citra perusahaan

c. Meningkatkan kinerja bisnis;

d. Memfasilitasi akses keuangan

e. Fleksibilitas dalam regulasi;

f. Membuka peluang pasar baru; dan

g. Menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup.

 

Menurut Hidayat (2013), bahwa memang sulit untuk menjadikan industri dan lingkungan seiring dangan sejalan. Sektor industri tidak hanya mengeksploitir lingkungan, namun juga turut merawat dan melestarikannya. Demikian pula sebaliknya, faktor lingkungan makin menunjang sektor industri. Alhasil keduanya selalu dalam posisi yang berimbang, sehingga kesan dikotomis dan dilematis ditekan sedemikian rupa. 

 

Kesimpulan

     Pengembangan industri hijau sangat bermanfaat bagi manusia maupun lingkungan. Industri hijau meningkatkan profitabilitas (keuntungan) melalui peningkatan efisiensi sehingga dapat mengurangi biaya operasi, pengurangan biaya pengelolaan limbah dan tambahan pendapatan dari produk hasil samping, meningkatkan image perusahaan, meningkatkan kinerja perusahaan, mempermudah akses pendanaan, flexsibelitas dalam regulasi, terbukanya peluang pasar baru menjaga kelestarian fungsi lingkungan. dunia industri sudah harus mulai menerapkan industri hijau demi menjaga lingungan dari dampak negative yang dihasilkan olejh proses produksi industri itu sendiri, hal ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan dan juga hal ini sangat berhubungan dengan keberlangsungan hidupan manusia maka dari itu pentingnya penerapan industri hijau dalam setiap proses yang terjadi dalam dunia industri.

 

Daftar Pustaka

Hidayat, Atep Afia. 2022. Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri. Modull 12 KPLI : Industri Hijau. Universitas Mercu Buana, Jakarta.

 

Industri Hijau – Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Logam dan Mesin (bblm.go.id)

 

Achdiat Atmawinata. Pendalaman Stuktur Industri. Efisiensi dan Efetivitas dalam Implementasi Industri Hijau. Dalam file:///C:/Users/ANDRI/Downloads/Laporan%20Kajian%202012.pdf


Kamis, 10 November 2022

Peran Kimia Hijau dalam Lingkungan Masyarakat dan Industri

 

Oleh : @X12-Bangkit


ABSTRAK

     Kimia Hijau menerapkan pendekatan baru untuk bidang sintesis, Pengolahan dan penerapan zat kimia sedemikian rupa, sehingga ancaman terhadap kesehatan dan lingkungan dapat dikurangi (Manahan, 2005). Selanjutnya dijelaskan bahwa penerapan Kimia Hijau dimulai dengan pernyataan mengenai proses produksi yang hasil akhirnya memiliki sisa produk kimia merupakan hal yang tidak tepat. Untuk mencapai sasaran dan fungsinya, Kimia Hijau dapat memodifikasi dan mendesain ulang produk dan proses kimia, dengan tujuan utama untuk meminimalkan limbah dan penggunaan bahan yang berbahaya. Kimia Hijau memanfaatkan pengetahuan kimia yang berlaku untuk proses produksi, penggunaan, dan pembuangan akhir bahan kimia dengan cara meminimalkan penggunaan bahan yang dapat menimbulkan kerusakan pada lingkungan.

Kata Kunci : Kimia Hijau, Produksi, Lingkungan.

 

ABSTRACT

     Green Chemistry applies a new approach to the field of synthesis, processing and application of chemical substances in such a way, that threats to health and the environment can be reduced (Manahan, 2005). Furthermore, it is explained that the application of Green Chemistry begins with a statement about the production process whose final result of having the remaining chemical products is inappropriate. To achieve its goals and functions, Green Chemistry can modify and redesign chemical products and processes, with the main objective of minimizing waste and the use of hazardous materials. Green Chemistry utilizes chemical knowledge applicable to the production, use, and final disposal of chemicals by minimizing the use of materials that can cause damage to the environment.

Keywords : Green Chemistry, Production, Environment.

 

A.   PENDAHULUAN

     Kimia Hijau berupaya semaksimal mungkin mengurangi dampak negatif dari berbagai proses kimia terhadap kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan. Menurut Santosa (2008), pengurangan dampak negatif dapat dilakukan melalui penggunaan bahan dasar yang terbarukan, penggunaan proses dan bahan kimia (reaktan, pelarut dan katalis) yang ramah lingkungan, penghematan penggunaan energi dan bahan dasar, peningkatan efisiensi untuk meminimalkan pembentukan produk samping dan limbah, serta menghasilkan produk yang aman.

Kimia Hijau merupakan suatu pendekatan yanh bertujuan untuk menghilangkan penggunaan dan pembentukan zat berbahaya dengan merancang proses manufaktur yang lebih baik untuk produk kimia. Secara khusus, tujuan Kimia Hijau ialah untuk menghasilkan produk dengan tingkat toksisitas serendah mungkin dan kalo bisa nol (zero) dengan memperhatikan secara seksama setiap langkah (proses) selama kegiatan produksi berlangsung.

 

B.    RUMUSAN MASALAH

1. Apa yang dimaksud dengan Kimia Hijau?

2. Sebutkan 12 prinsip Kimia Hijau!

3. Apa peran Kimia Hijau dalam lingkungan masyarakat dan industry?

 

C.    TUJUAN

1. Mampu mengetahui apa itu kimia hijau.

2. Mampu menyebutkan 12 prinsip kimia hijau.

3. Mampu mengerti peran kimia hijau dalam lingkungan masyarakat dan industry.

 

D.   PEMBAHASAN

A. Pengertian Kimia Hijau

     Kimia hijau merupakan suatu proses untuk merancang suatu produk agar bisa diminimalaisirkan penggunaan zat-zat kimia yang berbahaya bahkan kimia hijau akan menerapkan prinsip dimana suatu produk yang dibuat akan didesain ulang agar kandungan-kandungan zat kimia yang ada didalamnya tidak membahayakan penggunanya maupun lingkungan.

     kimia hijau merupakan cabang ilmu kimia yang menganjarkan desain produk dan proses kimia yang mengurangi atau menghilangkan penggunaan dan pembentukan zat-zat berbahaya. Kimia hijau, juga disebut kimia berkelanjutan, adalah cabang ilmu kimia yang menganjurkan desain produk dan proses kimia untuk mengurangi atau menghilangkan penggunaan dan pembentukan senyawa-senyawa berbahaya. Pada tahun 1990 Pollution Prevention Act ( Undang-Undang Pencegahan Pencemaran 1990) telah disahkan di Amerika Serikat.

 

B. 12 Prinsip Kimia Hijau

Dalam kimia hijau terdapa 12  prinsip yang dapat diketahui, berikut ke 12 prinsip kimia hijau beserta penjelasannya ;

1.     Pencegahan limbah

       Pencegahan adalah prinsip dasar dalam prinsip kimia hijau, hal ini dilakukan agar siklus sintetis dapat lebih dioptimalkan untuk memberikan pengukuran dasar limbah yang mungkin tidak aman bagi lingkungan

2.     Ekonomi Atom

     Kimia atom memiliki prosedur kimia yang harus dirancang untuk mengurangi penggabungan bahan kimia berbahaya yang digunakan dalam proses paling akhir disebuah produk.

3.     Sintesis kimia yang tidak terlalu berbahaya

     Pada dasarnya bahan kimia yang dibuat dengan tujuan apapun sebisa mungkin untuk tidak menggunakan bahan kimia yang berbahaya agar tidak menimbulkan risiko berbahaya pada kesheatan manusia, maka dari itu gunakanlah bahan kimia seaman mungkin dan jangan jadikan bahan kimia berbahaya sebagai opsi awal jika masih bisa menggunakan bahan kimia yang lebih aman.

4.     Merancang bahan kimia yang lebih aman

     Para ahli kimia harus merancang bahan kimia yang aman untuk diterapkan pada unsur yang dimaksudkan, baik medis, industri, dan yang lainnya dan harus memiliki toksisitas manusia yang rendah.

5.     Pelarut dan pembantu yang lebih ramah lingkungan

     Banyak reaksi kimia yang membuthkan pelarut atau zat lain untuk mempercepat proses, dan masing-masing zat atau pelarut memiliki risiko yang berbeda-beda, contoh risikonya yaitu mudah terbakar dan volatilitas.

Meskipun pelarut tidak bisa dihindari dalam melukan beberapa proses kimia tapi sebisa mungkin diminimalisir dan dipilih dalam jumlah energi yang dibutuhkan untuk reaksi.

6.     Desain untuk efisiensi energi

     Prinsip desain efisiensi energi mengisyaratkan bahwa kebutuhan energi harus diakui untuk dampak lingkungan dan ekonomi yang harus dikurangi. Proses kimia harus dilakukan pada suhu dan tekanan sekitar.

Didalam kimia hijau tidak dianjurkan untuk menggunakan insentif energi. Diharuskan untuk menggunakan energi sesedikit mungkin untuk membuat produk kimia dengan melakukan reaksi pada suhu dan tekanan kamar.

7.     Penggunaan stok pakan terbarukan

     Prinsip ini menyaraknan para ahli kimia bahwa bahan kimia harus di terbarukan sebelum menipis kapanpun secara teknis maupun ekonomis praktis.

Prinsip teori ini Sebagian besar memiliki kaitan dengan petrokimia, yang merupakan senyawa yang terbuat dari bahan minyak mentah. Mereka menjadi bahan paling awal dalam melakukan proses kimia, tetapi mereka tidak terbarukan dan bisa habis.

8.     Kurangi bahan turunan kimia

     Prinsip ini mempunyai kaitan dengan efisiensi penggunaan energi, bahan dasar, maupun bahan kimia yang mendukung dalam proses produksi.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi terbantuknya limbah berbahaya yang menyebabkan pencemaran pada lingkungan.

9.     Menggunakan katalis untuk efektifitas

     Katalis merupakan zat yang memiliki sifat mempercepat atau memperlambat proses kimia. Prinsip katalis pada kimia hijau digunakan untuk mengurangi penggunaan energi yang berlebih dan meningkatkan efisiensi proses kimia.

10.  Mendesain bahan kimia dan produk yang telah terdegradasi setelah pakai

     Prinsip ini didasarkan harapan dalam perancangan produk-produk yang menggunakan bahan kimia untuk mudah terdegradasi menjadi limbah yang tidak berbahaya. Tujuannya agar limbah mudah terurai secara alami.

11.  Menganalisis secara langsung untuk mencegah polusi

     Prinsip ini menekankan betapa pentingnya Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang dilakukan secara langsung dan konperhensif. Hal ini bertujuan agar bisa merancangang system produksi yang minim polusi dan limbah yang mengakibatkan pencemaran pada lingkungan.

12.  Mencegah potensi lingkungan

     Bahan kimia yang digunakan dalam proses pembuatan produk harus aman dan memiliki risiko kecelakaan yang minim. Jadi selain harus aman dari dampaknya, bahan kimia yang pilih juga diharuskan untuk tidak memiliki risiko kecelakaan besar saat digunakan dalam proses produksi.

 

C. Peran Kimia Hijau pada Lingkungan Masyarakat dan Industri

1. Sistem Pengelolaan Air

     Di sebagian kota-kota besar di Indonesia, pengelolaan air bersih, badan air, serta air limbah masih belum sempurna. Masih banyak masyarakat yang tidak punya akses kepada air bersih dan sistem sanitasi standar yang sehat. Sebenarnya Indonesia berkelimpahan air, namun sayangnya pengelolaan air masih belum sistematis. Penerapan 4 Rs untuk mengembangkan sistem pengurangan pemakaian air (reduce), penggunaan kembali air untuk berbagai keperluan sekaligus (reuse), mendaur ulang buangan air bersih (recycle), dan pengisian kembali air tanah (recharge) (Joga, 2008).

2. Infrastruktur

     Saat ini sudah dipasarkan materi dari PCM yang mudah terurai di lingkungan dan bersumber dari bahan alami seperti minyak sawit, minyak inti sawit, minyak lobak, minyak kelapa, dan minyak kedelai (PureTemp). Bahan-bahan ini tidak beracun, tidak mudah terbakar dan bila dikemas dengan benar tidak akan teroksidasi dan menjadi tengik, dan akan stabil selama beberapa dekade. Bahan PCM yang berupa lemak dan minyak terhidrogenasi sepenuhnya dapat stabil selama beberapa dekade (PureTemp, 2017).

3. Transportasi

     Penggunaan angkutan umum untuk tujuan efisiensi energi yang lebih besar, norma keselamatan yang lebih tinggi dan emisi gas buang yang lebih rendah, juga, sangat diharapkan untuk mengurangi berat kendaraan angkutan umum (Woinaroschy, 2016). Alat transport yang ramah lingkungan antara lain sepeda biasa dan sepeda listrik, mobil listrik, dan mobil hibrida.

4. Energi

     Ada beberapa cara yang didukung oleh Ilmu Kimia untuk mengurangi konsumsi energi karena adanya advokasi untuk memanfaatkan bahan bangunan hemat energi maka pemanfaatan materi poliuretan sebagai insulasi yang sangat baik digunakan dalam produksi panel prefabrikasi untuk industri konstruksi, untuk dinding pendingin pada gudang atau box kendaraan pembawa materi yang harus beku/dingin, dan pembentuk kayu imitasi.

5. Pengolahan limbah

     Industri kimia dapat menawarkan solusi yang kredibel untuk masalah pengolahan limbah. Prasetyono (2017), menjelaskan ide pengelolaan limbah, yaitu penggabungan “dua” teknologi untuk pengelolaan limbah sampah bagi kota besar Indonesia.

    Teknologi itu adalah, pertama disebut sebagai teknologi reaktor “fermentasi kontinyu” untuk sampah organik karena lebih ramah lingkungan (green), zero waste, sebab tidak ada proses pembakaran secara langsung. Gas metana yang dihasilkan dapat langsung digunakan sebagai bahan bakar “methane engine” untuk menghasilkan listrik atau gas untuk memasak di dapur. Teknologi ini juga akan menghasilkan pupuk kompos berkualitas tinggi.

     Teknologi yang kedua adalah teknologi gasifikasi yang mampu mengolah jenis sampah anorganik, seperti teknologi pirolysis. Jadi pasangan teknologi fermentasi kontinyu dan teknologi pirolysis adalah “pasangan” teknologi yang sangat tepat  untuk diterapkan di kota besar/modern karena sifatnya yang saling mengisi, sehingga keduanya akan dapat memenuhi harapan sebagai teknologi “Green and Zero Waste”.

     Untuk pengelolaan limbah padat juga dapat diterapkan pemisahan limbah (waste segregation), yaitu dengan penyediaan empat kantong pembuangan sampah untuk jenis limbah organik, kaca atau keramik, kertas dan plastik yang akan mempermudah pengumpul limbah untuk mentransfer sampah ke tempat daur ulang.

 

E.    KESIMPULAN

     Pendekatan kimia hijau adalah usaha penerapan prinsip penghilangan dan pengurangan senyawa berbahaya melalui usaha perancangan, produksi, dan penerapan produk kimia. Pendekatan kimia hijau berusaha meminimalisir zat berbahaya, pemanfaatan katalis yang aman untuk reaksi dan proses kimia, penggunaan reagen yang tidak beracun, penggunaan sumber daya yang dapat diperbaharui, peningkatan efisiensi pada tingkat atom, dan penggunaan pelarut yang ramah lingkungan. Usaha untuk menerapkan kimia hijau untuk menghasilkan produk industri untuk bangunan dan penggantian zat kimia berbahaya yang digunakan pada berbagai industri dan kesehatan telah dilakukan. Berbagai peraturan mengenai penerapan kimia hijau pada tingkat dunia dan Indonesia telah dibuat.

     Kimia hijau atau green chemistry merupakan program yang  dapat diterpkan dalam kehdiupan terutama dalam bidang industri karena kimia industri akan memberikan suatu dampak yang baik terhadap keberlangsungan hidup umat manusia karena kimia hijau menerapkan konsep untuk mendesain ulang suatu produk agar bisa meminilisirkan kandungan zar-zat kimia yang berbahaya agar dapat terhindarkan demi menjaga keamanan dan kenyamanan umat manusia dalam penggunaan suatu produk yang dibuatnya.

 

DAFTAR PUSTAKA

Hidayat, Atep Afia. 2022. Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri. Modull 11 KPLI : Kimia Hijau. Universitas Mercu Buana, Jakarta.

Dina Mustafa. Peranan Kimia Hijau (green chemistry) Dalam Mendukung Tercapainya A Kota Cerdas (smart city). Dalam https://www.researchgate.net/profile/Sri-Utami-24/publication/326057983_Optimalisasi_Peran_Sains_Teknologi_untuk_Mewujudkan_Smart_City/links/5b35ac33aca2720785f49141/Optimalisasi-Peran-Sains-Teknologi-untuk-Mewujudkan-Smart-City.pdf#page=182

kimiasekolah.com/kimia-hijau-green-chemistry-dan-prinsipnya/


Sabtu, 05 November 2022

Dampak Pencemaran Air Terhadap Lingkungan

 

Oleh : @12-Bangkit

ABSTRAK

Pencemaran air terjadi pada sumber-sumber air seperti danau, sungai, laut dan air tanah yang disebabkan oleh aktivitas manusia. Air dikatakan tercemar jika tidak dapat digunakan sesuai dengan fungsinya. Walaupun fenomena alam, seperti gunung meletus, pertumbuhan gulma yang sangat cepat, badai dan gempa bumi merupakan penyebab utama perubahan kualitas air, namun fenomena tersebut tidak dapat disalahkan sebagai penyebab pencemaran air. Pencemaran ini dapat disebabkan oleh limbah industri, perumahan, pertanian, rumah tangga, industri, dan penangkapan ikan dengan menggunakan racun. Polutan industri antara lain polutan organik (limbah cair), polutan anorganik (padatan, logam berat), sisa bahan bakar, tumpaham minyak tanah dan oli merupakan sumber utama pencemaran air, terutama air tanah. Disamping itu penggundulan hutan, baik untuk pembukaan lahan pertanian, perumahan dan konstruksi bangunan lainnya.

Kata Kunci : Pencemaran air, Aktivitas, dan Limbah.

ABSTRACT

Water pollution occurs in water sources such as lakes, rivers, seas and groundwater caused by human activities. Water is said to be polluted if it cannot be used according to its function. Although natural phenomena, such as erupting mountains, very fast weed growth, storms and earthquakes are the main causes of changes in water quality, they cannot be blamed as the cause of water pollution. This pollution can be caused by industrial, residential, agricultural, household, industrial, and fishing waste using poisons. Industrial pollutants including organic pollutants (liquid waste), inorganic pollutants (solids, heavy metals), residual fuels, kerosene and oil compounds are the main sources of water pollution, especially groundwater. In addition, deforestation, both for agricultural land clearing, housing and other building construction.

Keywords: Water pollution, Activity, and Waste.

 

PENDAHULUAN

Air adalah salah satu sumber daya alam terpenting yang ada di dunia. Tanpa adanya air, tidak akan ada makhluk hidup yang dapat tumbuh dan bisa bertahan. Sekitar dua pertiga dari permukaan bumi adalah air. Bahkan tubuh manusia sendiri di dalamnya terdiri dari 70 persen air. Jumlah air yang terdapat di bumi tidak mengalami perubahan, air hanya mengalami perubahan bentuk dan perputaran yang bisa disebut sebagai siklus air. Seperti yang tertuang pada NASA Climate Kids, siklus air adalah sebuah proses dimana air yang terdapat pada laut, sungai, danau, dan lainnya akan mengalami sebuah proses penguapan dan berubah menjadi uap air. Uap air tersebut akan mengalami proses kondensasi yang mengakibatkan air tersebut akan jatuh kembali ke bumi dalam bentuk hujan.

Dari siklus air itulah makhluk hidup bisa mendapatkan air bersih yang aman untuk dikonsumsi dan digunakan. NRDC menyebutkan bahwa terdapat salah satu permasalahan serius yang mengancam makhluk hidup yaitu pencemaran air. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan pencemaran air itu? Pencemaran air adalah sebuah kondisi dimana zat berbahaya, seperti bahan kimia atau mikroorganisme mengkontaminasi sungai, danau, laut, atau badan air lainnya dan menjadikannya beracun bagi makhluk hidup.

 

RUMUSAN MASALAH

1.      Apa itu pencemaran air?

2.      Apa dampak dari pencemaran air?

3.      Apa penyebab pencemaran air?

 

TUJUAN

1.      Mengetahui apa itu pencemaran air.

2.      Mengetahui dampak pencemaran air.

3.      Mengetahui penyebab pencemaran air.

 

PEMBAHASAN

1.     Pencemaran air adalah salah satu bentuk dari pencemaran lingkungan yang hingga saat ini masih terus terjadi. Kondisi ini tidak hanya terjadi pada masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan, masyarakat desa juga sudah mulai merasakan kondisi air yang mulai tercemar. Kenapa pencemaran air bisa terjadi? Hal ini bisa terjadi karena masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kondisi perairan, terutama minimnya edukasi untuk tidak membuang sampah sembarangan ke dalam sungai.

Pencemaran air yang tidak segera teratasi akan membuat makhluk hidup bisa kehilangan sumber air bersih yang dapat dikonsumsi. Berkurangnya pasokan air bersih juga akan menimbulkan berbagai bentuk masalah, seperti rusaknya ekosistem laut, munculnya penyakit berbahaya, dan tanaman akan menjadi sulit untuk tumbuh.


2.     a.) Dampak terhadap kehidupan biota air
Jika terlalu banyak zat pencemaran pada air limbah akan menurunkan kadar oksigen yang terlarut dalam air. Akibatnya kehidupan dalam air yang membutuhkan oksigen menjadi terganggu dan mengurangi perkembangannya. Akibat matinya bakteri-bakteri, maka proses penjernihan air secara alamiah yang seharusnya terjadi pada air limbah juga terhambat.
b.) Dampak terhadap kualitas air tanah
Pencemaran air pada tanah dapat diukur melalui faecal coliform telah terjadi dalam skala yang luas, hal ini dibuktikan oleh suatu survey sumur dangkal di Jakarta. Banyak penelitian yang mengindikasikan terjadinya pencemaran tersebut.
c.) Dampak terhadap kesehatan
Dampak pencemaran air terhadap kesehatan akan menularkan bermacam-macam penyakit antara lain:
- Air sebagai media untuk hidup mikroba pathogen.
- Air menjadi sarang serang dan menyebarkan penyakit.
- Jumlah air yang tersedia tidak cukup, sehingga manusia yang bersangkutan tak dapat membersihkan diri.
- Air sebagai media hidup vektor penyakit.

d.) Dampak terhadap estetika lingkungan
Banyaknya zat organic yang dibuang ke lingkungan perairan maka perairan tersebut semakin tercemar yang ditandai dengan bau yang menyengat. Juga diikuti dengan tumpukan yang dapat mengurangi estetika lingkungan.

 

3.      Penyebab pencemaran air dapat dibagi menjadi dua yaitu sumber kontaminan langsung dan dan tidak langsung.Sumber langsung meliputi efluen yang keluar industri, TPA sampah, rumah tangga dan sebagainya. Sumber tak langsung adalah kontaminan yang memasuki badan air dari tanah, air tanah atau atmosfer berupa hujan.

Pencemaran air juga memiliki karakteristik yang berbeda-beda, seperti:
1. Meningkatnya kandungan nutrient yang mengarah pada eutrofikasi.
2. Sampah organik seperti air selokan menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.
3. Polutan industri seperti i logam berat, toksin organik, minyak, nutrien dan padatan.
4. Limbah pabrik yang mengalir ke sungai citarum.

 

KESIMPULAN

Pencemaran air berdampak luas, misalnya dapat meracuni sumber air minum, meracuni makanan hewan, ketidakseimbangan ekosistem sungai dan danau, pengrusakan hutan akibat hujan asam, dan sebagainya. Di badan air, sungai dan danau, nitrogen dan fosfat (dari kegiatan pertanian) telah menyebabkan pertumbuhan tanaman air yang di luar kendali (eutrofikasi berlebihan). Ledakan pertumbuhan ini menyebabkan oksigen, yang seharusnya digunakan bersama oleh seluruh hewan/tumbuhan air, menjadi berkurang. Ketika tanaman air tersebut mati, dekomposisi mereka menyedot lebih banyak oksigen.

 

DAFTAR PUSTAKA

Atep Afia Hidayat, Ir. MP 2022 : Pencemaran Udara Dan Pencemaran Air. Modul 10 Kimia Dan Pengetahuan Lingkungan Industri (Diakses Pada 05 November)

https://www.rumah.com/panduan-properti/pencemaran-air-55462

www.dlhk.bantenprov.go.id/upload/article-pdf/PENCEMARAN%20AIR%2C%20P

Minggu, 23 Oktober 2022

Manfaat Industri Keramik Di Indonesia


Oleh : Bangkit Bayu Pamungkas

            @X12-Bangkit

Abstrak

Industri adalah usaha atau kegiatan pengolahan barang mentah atau setengah jadi menjadi barang konsumsi yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan bagi produsen. Usaha perakitan dan reparasi juga merupakan bagian dari industri. Hasil industri tidak hanya berupa barang, namun juga berbentuk jasa.

Kata Kunci : Industri, Produsen, Reparasi dan Jasa.

 

Abstract

Industry is a business or activity of processing raw or semi-finished goods into consumer goods that have added value to obtain profits for producers. Assembly and repair efforts are also part of the industry. Industrial products are not only in the form of goods, but also in the form of services.

Keywords : Industry, Manufacturer, Repair and Services.

 

Pendahuluan

Industri keramik adalah salah satu industri yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia. Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) memprioritaskan industri keramik untuk pengembangannya, baik buat memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor. Hal ini dibenarkan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Hal ini dibenarkan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Seperti diberitakan Kompas.com, Kamis (14/3/2019), Airlangga mengatakan, industri keramik merupakan salah satu sektor yang diprioritaskan pengembangannya dan terus memacu daya saingnya.

 

Rumusan Masalah

1.       Apa kegunaan keramik?

2.       Sebutkan kelebihan dan kekurangan keramik!

3.       Apa dampak dari industry keramik?

 

Tujuan

1.       Dapat mengerti apa kegunaan dari keramik.

2.       Dapat menyebutkan kelebihan dan kekurangan dari keramik.

3.       Dapat menyebutkan dampak dari industry keramik.

 

Pembahasan

1.       Fungsi keramik yang paling mendasar adalah menutupi lantai. Lantai bangunan yang hanya berupa semen halus tentu bagi banyak orang kurang terlihat cantik. Apalagi warna semen yang abu-abu memberikan kesan gelap dan kotor pada ruangan.

 

2.       A. kelebihan keramik :

ð  Daya tahan keramik terbilang cukup tinggi. Keramik dapat bertahan hingga puluhan tahun pemakaian. Sudah banyak bukti yang ditawarkan dari lantai keramik ini. Mulai dari ruangan bersuhu panas bahkan sampai terendam air, tidak membuat kualitas keramik turun.

ð  Keramik memiliki variasi yang beragam. Tersedia dalam bentuk, ukuran, warna, pola dan tekstur, keramik memberikan lahan untuk anda berkreasi dan memadukan banyak pilihan menarik untuk digunakan.

ð  Keramik memiliki harga yang beragam. Anda dapat menemukan harga keramik yang murah sampai yang mahal sekalipun. Ini bisa menjadi tips hemat membangun rumah jika anda ingin membangun rumah dengan dana terbatas.

B. Kekurangan Keramik :

=>  Tekstur keramik tergolong keras karena keramik terbuat dari campuran tanah liat dan glazur (kaolin) yang dibakar. Bagi anda yang terbiasa menggunakan lantai kayu, lantai keramik akan terasa lebih keras. Biasanya, untuk mengatasi hal ini anda dapat menggunakan karpet pada ruang-ruang berkumpul seperti ruang tamu dan ruang makan.

=> Permukaan keramik biasanya cenderung dingin. Tidak hanya itu, terkadang tampilan dari keramik dapat menciptakan nuansa dingin dan kaku. Untuk mengantisipasi hal ini, cobalah menggunakan keramik bermotif asimetris dengan warna-warna yang lebih cerah.

=> Rupanya, lantai keramik tidak menyerap panas. Oleh karena itu, pada saat musim dingin lantai akan terasa sangat dingin. Disisi lain, lantai ini akan cocok jika digunakan saat musim panas.

3. Dampak Industri Keramik :

Keberadaan industri keramik yang semakin luas membawa dampak positif bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang berada dalam lingkungan industri keramik. Dampak ekonomi yang muncul diantaranya adalah membuka lapangan pekerjaan dan meningkatnya pendapatan sebagian penduduk.

Kesimpulan

Jadi dari artikel mengenai industry keramik diatas dapat disimpulkan bahwa keramik sangat bermanfaat bagi masyarakat, dan dari dampak industrinya juga sangat baik bagi seluruh masyarakat, keramik juga sangat dibutuhkan untuk menutup lantai ruang tamu, kamar, kamar mandi, dan lain-lainnya. Dan sangat membantu di bidang ekonomi, yaitu Ketika terciptanya industry keramik dapat menghasilkan lapangan pekerjaan untuk masyarakat.

 

Daftar Pustaka

Hidayat, Atep Afia. 2022. Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri. Modull 8 KPLI: Industri Kimia Di Masda Depan. Universitas Mercu Buana, Jakarta.

www.klopmart.com/article/detail/fungsi-keramik

kamus.tokopedia.com/i/industri/

money.kompas.com/read/2019/03/24/084500726/punya-potensi-besar-industri-…

Minggu, 16 Oktober 2022

Definisi Kimia dalam Industri

Nama : Bangkit Bayu Pamungkas

NIM : 41622010012

Kode : @X12-Bangkit

Matkul :  Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri.


Abstrak

Industri merupakan suatu kegiatan ekonomi yang mengolah barang mentah, bahan baku, barang setengah jadi atau barang jadi untuk dijadikan barang yang lebih tinggi kegunaannya. Secara umum definisi mengenai industri bermacam-macam namun pada dasarnya pengertiannya tidak berbeda satu sama lainnya, adapun definisi menurut Sukirno adalah perusahaan yang menjalankan kegiatan ekonomi yang tergolong dalam sektor sekunder. Kegiatan itu antara lain adalah pabrik tekstil, pabrik perakitan dan pabrik pembuatan rokok. Dari beberapa pengertian industri maka secara garis besar dapat disimpulkan bahwa industri adalah kumpulan dari beberapa perusahaan yang memproduksi barang-barang tertentu dan menempati areal tertentu dengan output produksi berupa barang atau jasa.

Kata Kunci : Industri, Industri Kimia dan Sektor Sekunder.

Abstract

Industry is an economic activity that processes raw goods, raw materials, semi-finished goods or finished goods to be used as goods of higher use. In general, the definition of industry varies but basically the definitions are no different from each other, while the definition according to Sukirno is a company that carries out economic activities that belong to the secondary sector. These activities include textile factories, assembly plants and cigarette manufacturing factories. From several definitions of industry, broadly speaking, it can be concluded that industry is a collection of several companies that produce certain goods and occupy a certain area with production output in the form of goods or services.

Keywords : Industry, Chemical Industry and Secondary Sector.

Pendahuluan

Industri kimia merujuk pada suatu industri yang terlibat dalam produksi zat kimia. Industri ini mencakup petrokimia, agrokimia, farmasi, polimer, cat, dan oleokimia. Industri ini menggunakan proses kimia, termasuk reaksi kimia untuk membentuk zat baru, pemisahan berdasarkan sifat seperti kelarutan atau muatan ion, distilasi, transformasi oleh panas, serta metode-metode lain. Industri kimia terlibat dalam pemrosesan bahan mentah yang diperoleh melalui penambangan, pertanian, dan sumber-sumber lain, menjadi material, zat kimia, serta senyawa kimia yang dapat berupa produk akhir atau produk antara yang akan digunakan di industri lain.

 

Rumusan Masalah

1.)    Sebutkan definisi kimia dalam industri?

2.)    Sebutkan jenis bahan kimia!

3.)    Sebutkan manfaat kimia dalam industry!

 

Tujuan

1.)    Mampu menyebutkan definisi kimia dalam industry

2.)    Mampu menyebutkan jenis bahan kimia

3.)    Mampu menyebutkan manfaat kimia dalam industry

 

Pembahasan

1.)    Definisi Kimia dalam Industri

 

ð  Seluruh bentuk kegiatan ekonomi yang mengolah bahan baku dan/atau memanfaatkan sumber daya industri sehingga menghasilkan barang yang mempunyai nilai tambah atau manfaat lebih tinggi, termasuk jasa industri.  

 

ð  Usaha atau kegiatan pengolahan bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan. Usaha perakitan atau assembling dan juga reparasi adalah bagian dari industri. Hasil industri tidak hanya berupa barang, tetapi juga dalam bentuk jasa.

 

ð  Bidang yang menggunakan ketrampilan dan ketekunan kerja (industrious) dan penggunaan alat-alat di bidang pengolahan hasil-hasil bumi dan distribusinya sebagai dasarnya. Oleh sebab itu industri dikenal sebagai mata rantai selanjutnya dari usahausaha mencukupi kebutuhan (ekonomi) yang berhubungan dengan bumi, yaitu sesudah pertanian, perkebunan dan pertambangan yang berhubungan erat dengan tanah, Kedudukan industri semakin jauh dari tanah, yang merupakan basis ekonomi, budaya, dan politik.

 

2.)    Jenis Bahan Kimia :

 

ð  Asam

ð  Basa

ð  Logam

ð  Polimer

 

3.)    Manfaat Kimia dalam Industri

 

ð  Pengelolaan Produk

Setiap kita membersihkan diri atau mandi pasti kita menggunakan bahan pembersih badan seperti halnya yang lazim dipergunakan adalah;

 

a.)     Pasta gigi

Pasta gigi yang kita gunakan untuk membersihkan gigi dan bagian mulut merupakan salah satu penerapan kimia dalam bidang industri. Hal ini karena pasta gigi dapat menjaga gigi tetap bersih, putih, kuat, dan bebas dari bakteri.

ð  Penyedap Masakan dan Minuman

Semua makanan dan minuman yang ada di meja makan kita memiliki rasa yang enak dan mampu memenuhi kebutuhan nutrisi kita karena adanya kimia didalamnya. Jika anda sering memasak roti ataupun kue pastinya tidak asing dengan penggunaan ragi dan baking powder.

ð  Industri Migas

Manfaat kimia dalam bidang industri untuk contoh barang migas, misalnya saja penyesuaian terhadap bensin yang merupakan bahan bakar dari kendaraan bermotor yang setiap hari kita gunakan.

Dalam proses pembakarannya itulah merupakan salah satu contoh reaksi kimia pembakaran yang terjadi dalam mesin kendaraan. Bensin yang menjadi bagian industri sebagai suatu hidrokarbon akan bereaksi dengan sifat oksigen untuk menghasilkan panas.

 

Kesimpulan

Saat ini perkembangan ilmu kimia sangat pesat dan telah memberikan andil yang sangat besar dalam kehidupan manusia, ilmu kimia telah menghantarkan produk-produk baru yang sangat bermanfaat dibidang industri untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

 

Daftar Pustaka

Hidayat, Atep Afia. 2022. Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri. Termodinamika dalam Ilmu Kimia (Modul  7). Universitas Mercu Buana, Jakarta.

Industri kimia - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

id.wikipedia.org/wiki/Industri_kimia

https://www.pakarkimia.com/pengertian-bahan-kimia/