.

Tampilkan postingan dengan label @W01-NURHADI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @W01-NURHADI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Maret 2022

Contoh Struktur Atom dan Tabel Periodik

Struktur Atom dan Tabel Periodik
Spektrum Gelombang Elektromagnetik
Contoh gelombang elektro magnetik adalah cahaya

https://umb-elearning.mercubuana.ac.id/pluginfile.php/132019/mod_forum/post/739450/image.png

Λ = Panjang Gelombang

A = Amplitudo

F = Frekuensi (menyatakan banyaknya siklus yang melalui satu titik per satu waktu = s^-1=hertz

Terdapat 2 bagian dalam gelombang elektromagnetik yaitu: medan magnet dan listrik dan kedua gelombagn tersebut saling tegak lurus (perpendicular).

https://umb-elearning.mercubuana.ac.id/pluginfile.php/132019/mod_forum/post/739450/image%20%281%29.png

Gelombang eletromagnetik dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan frekuensi.

1. Sinar gama, memiliki panjang gelombang yang paling kecil dari 10^-5 nm -10^-3 nm.

2. Sinar X

3. Sinar ultraviolet

4. Visible light

5. inframerah

6. gelombang micro (microwaves)

7. sinar radio ( mencapai 10^3m)

Jika dilihat dari faktor frekuensi dalam tiap gelombang, semakin kekanan maka akan semakin kecil. Sehingga Lamda berbading terbalik dengan frekuensi.

1. Dualisme gelombang dan Partikel.

Menggunakan rumus persamaan energi foton :

E= h. f à h = 6.63x10^-34

   = h.C/λ à C = 3x10^8 m/s

Fotoelektrik yang dilakukan oleh Albert Einstein

Percobaan 1.

https://umb-elearning.mercubuana.ac.id/pluginfile.php/132019/mod_forum/post/739450/image%20%282%29.png

Sebuah percobaan pada plat metal yang berperan sebagai katoda dan anoda yang kemudian dihubungkan dengan amperometer, jika pada plat katoda diberika sinar (gelombang  elektromagnetik), ternyata kita dapat mendeteksi adanya elektron yang  terejeksi ketika elektron tersebut bertindak sebagai partikel yang mempunyai massa dan menempati ruang dan saling bertabrakan, sehingga meng-ejeksikan elektron tersebut dan terdeteksi oleh amperometer yang ada.

Treshold energi = energi ambang batas

Jika kita menggunakan sumber gelombang elkektromagnetik dengan energi lebih rendah dengan energi ambang batas yang ada, maka elektron tidak bisa diejeksikan  dan sebaliknya. Elektron yang diejeksikan tidak bergantung pada intensitas, jika tidak melampaui energi ambang batas yang ada.

Percobaan 2.

https://umb-elearning.mercubuana.ac.id/pluginfile.php/132019/mod_forum/post/739450/image%20%283%29.png

Jika digabungkan dengan hasil percobaan fotoelektrik dimana terdapat ambang batas energi minimum, menunjukan bahwa Keadaan energi suatu atom berada pada tingkat-tingkat energi tertentu (Energi terkuantisasi)

2. Solar Sistem Model.

https://umb-elearning.mercubuana.ac.id/pluginfile.php/132019/mod_forum/post/739450/image%20%284%29.png

Atom memiliki inti yaitu proton dan neutrin dan elektron mengelilingi inti atom dengan orbit tertentu dengan tingkat energi tertentu (terkuantisasi),

- Ground State

Model atom hidrogen terdapat 1 proton pada inti atom dan 1 elektron yang mengelilingi inti atom tersebut. Ketika elektron berada pada n=1 disebut juga keadaan dasar atau kemungkinan berada pada tingkat energi yang lebih rendah.

- Excited State

Merupakan keadaan dimana elentron tidak berada pada tinggkat energi yang lebih tingg ( excited state ).

==> Kelemahan teori atom yaitu:

- kita dapat menetukan secara pasti posisi suatu elektron dimana ini tidak diperbolehkan oleh hukum ketidak pastian (Heissenberg)

- Tidak dapat menjelaskan spektrum emisi dari atom yang kebih besar.

 3. Electron cloud model à Mekanika kuantum

-  Menggambar sebagai gelombang yang tersebar dan bergerak mengelilingi inti atom

-  Orbitel yaitu suatu ruang dimana elektron bergerak dan berperilaku sebagai suatu gelombang.

-       Energi atom terkuantisasi

 

4. Persamaan menurut Schrodinger.

- 3 jenis bilangan kuantum

1. n = bilangan kuantum utama dinyatakan sebagai kulit (shell) tempat orbitel berada

2. l = bilangan kuantum sekunder / azimuth dinyatakan sebagai subkulit

            L=0 ==> s, L=1 ==> p, L=2 ==> d, L=3 ==> f

3. ml= bilangan kuantum magnetik dinyatakan sebagai orbitel

https://umb-elearning.mercubuana.ac.id/pluginfile.php/132019/mod_forum/post/739450/image%20%285%29.png

Konfigurasi elektron

1. Aturan aufbau

Pengisian elektron harus dimulai dari tingkat terendah menuju tingkat tertinggi

Na = 1S^2, 2S^2, 2P^6, 3S^1 (Konfigurasi dari Na)

2. Kaidah Hund

Dalam pengisian subkulit elektron harus diisi secara sendiri-sendiri sampai sub kulit setengah penuh dengan spin yang searah.

3. Larangan Pauli

Menyatakan bahwa dalam satu orbital yang sama tidak mungkin memiliki dua elektron yang sama dengan arah spin yang sama.

Bilangan kuantum spin (ms =+1/2 dan -1/2)

- Kita dapat menetukan identitas suatu atom tertentu dari set bilangan kuantum elektron terluar.

-  Jumlah atom sama denga jumlah proton dalam suatu atom netral

3.  Tabel Periodik.

-  Konfigurasi elektron sangat berguna dalam tabel priodik karena dapat dijabarkan berdasarkan subkulit terluar.

-  Blok S artinya unsur-unsur yang memiliki subkulit terluar

-  Kuantum utama mewakili periode dari suatu unsur dalam tabel periodik

-  Jari-jari atom memiliki kecenderungan semakin kekanan akan semakin kecil dan dari atas ke bawah akan semakim besar dalam satu periode.

https://umb-elearning.mercubuana.ac.id/pluginfile.php/132019/mod_forum/post/739450/image%20%286%29.png

- Energi Ionisasi adalah energi yang dibutuhkan untuk melepas elektron sebuah atom dalam fasa gas dan reaksinya dinyatakan dalam persamaan reaksi.

https://umb-elearning.mercubuana.ac.id/pluginfile.php/132019/mod_forum/post/739450/image%20%287%29.png

- Dalam tebel priodik , tren yang dibahas adalah tren untuk energi ionisasi pertama.

- Effects elektron adalah energi yang terlibat dalam hal penangkapan satu elektron oleh suatu atom dalam fasa gas menjadi anion dalam fasa gas.

-   Throne negativitas jadi elektronegativita. Merupakan kecenderungan suatu atom untuk menarik elektron dalam satu ilatan kovalen.

 

4. Sifat magnetik terbagi menjadi 2 yaitu

1. Pramagnetik yaitu suatu atom yang dapat dipengaruhi oleh medan magnet

2. Diamagnetik yaitu elektron yang masih belum berpasangan.

 

Logam transisi merupakan unsur yang memiliki beberapa sifat khusus sebaga akibat mulai terisanya orbital valensi d. Salah satu unsu logam transisi yang terdapat shampo adalah Zn.

-  Konfigurasi elektron logam Zn dan ion Zn^2+

https://umb-elearning.mercubuana.ac.id/pluginfile.php/132019/mod_forum/post/739450/image%20%288%29.png

-  Bentuk orbital dx^2 dan orbital dxy :

https://umb-elearning.mercubuana.ac.id/pluginfile.php/132019/mod_forum/post/739450/image%20%289%29.png

- Sifat magnetik dari logam Zn adalah dimagnetik karena semua elektronya sudah berpasangan.

 


Kamis, 24 Maret 2022

APA SAJA YANG KAMU KETAHUI TENTANG KESETIMBANGAN KIMIA ?

APA SAJA YANG KAMU KETAHUI TENTANG KESETIMBANGAN KIMIA ?

Oleh : Nurhadi Budi Santoso Yohanes

@W01-NURHADI

1.

ABSTRAK

 Materi kesetimbangan kimia berkaitan dengan konsep-konsep yang bersifat abstrak. Hal ini menyebabkan sebagian besar penjelasan pada materi kesetimbangan kimia berada pada tingkat submikroskopik. Dengan demikian, untuk memahami materi kesetimbangan kimia, pemahaman siswa harus bersandar pada pemahaman submikroskopik. Materi kesetimbangan kimia merupakan prasyarat untuk mempelajari materi-materi lain, seperti larutan asam dan basa, reaksi reduksi-oksidasi, hidrolisis garam, larutan penyangga, dan kesetimbangan kelarutan. Oleh karena itu, siswa harus memiliki pemahaman yang utuh pada materi kesetimbangan kimia agar tidak mengalami kesulitan saat mempelajari konsep-konsep tersebut

PEMBAHASAN

Pengertian Kesetimbangan Kimia

Kesetimbangan kimia adalah kondisi dalam reaksi kimia yang reversibel atau dapat balik dimana tidak terdapat perubahan baik jumlah reaktan maupun jumlah produk yang terbentuk dalam reaksi tersebut, dimana khususnya pada reaksi reversibel adalah reaksi dimana produk yang terbentuk akan segera bereaksi kembali untuk menghasilkan reaktan awal.

Pada keadaan setimbang, dua reaksi yang berlawanan ini akan terjadi dalam kecepatan yang sama sehingga tidak akan terjadi perubahan jumlah dalam reaktan maupun produknya. Ketika suatu reaksi mencapai titik ini, maka dapat dikatakan bahwa reaksi tersebut telah selesai.

Pada kondisi kesetimbangan tertentu, reaksi dapat mencapai konversi reaktan menjadi produk yang maksimum. Dalam sistem tertutup, dimana produk hasil reaksi tidak dapat keluar maka akan didapatkan hasil akhir reaksi berupa campuran antara reaktan dan produk reaksi pada kesetimbangan.

Sebagai contoh yaitu reaksi berikut :

 B + C

Pada keadaan setimbang, reaksi perubahan A menjadi B dan C akan sama cepatnya dengan reaksi antara B dan C untuk membentuk A. Dalam hal ini reaksi A menjadi B dan C merupakan reaksi maju dengan laju reaksi 1 sedangkan reaksi B dan C menjadi A merupakan reaksi balik dengan laju reaksi 2 dimana kedua laju reaksinya sama.

Pengertian Kesetimbangan Kimia Menurut Para Ahli

Adapun definisi kesetimbangan kimia menurut para ahli, antara lain :

Chang (2005), Kesetimbangan kimia adalah posisi seimbang yang menjadi bagian final dari reaksi sehingga didalamnya terdapat campuran diantara produk dan reaktan yang biasanya tidak habis dalam bereaksi sehingga secara jumlah relatif tetap.

Ciri Kesetimbangan Kimia

2

Faktor yang Mempengaruhi Kesetimbangan Kimia

Terjadinya kesetimbangan kimia dalam suatu reaksi dipengaruhi oleh beberapa faktor sebagai berikut;

  1. Perubahan Konsentrasi

Berdasarkan prinsip Le Chatelier penambahan reaktan dalam sistem yang telah setimbang akan menggeser reaksi untuk bergerak ke arah kanan (ke arah produk) dan sebaliknya untuk pengurangan konsentrasi reaktan akan menggeser reaksi ke arah kiri (ke arah reaktan).

Hal yang sama juga berlaku pada produk, penambahan konsentrasi produk akan menyebabkan reaksi bergeser ke arah reaktan dan pengurangan produk akan menggeser reaksi ke arah produk. Dalam sektor industri, faktor ini dapat dimanfaatkan untuk mencapai tingkat konversi produk yang tinggi dan efisien dengan mengarahkan reaksi ke arah produk atau kanan.

  1. Perubahan Tekanan

Perubahan tekanan atau volume dalam sistem juga akan mengganggu sistem kesetimbangan yang sudah biasanya mudah terbentuk.

Apalagi ketika tekanan sistem meningkat atau volume berkurang, maka kesetimbangan akan bergeser ke sisi yang jumlah molnya lebih sedikit dan ketika tekanan berkurang atau volume meningkat, maka kesetimbangan akan bergeser ke sisi yang jumlah molnya lebih banyak. Dalam hal ini koefisien reaksi sangat berpengaruh karena koefisien akan menentukan jumlah mol dari suatu zat.

  1. Perubahan Suhu

Pengaruh suhu dalam suatu sistem setimbang berkaitan dengan panas reaksi dimana pada reaksi endoterm, maka panas akan diserap oleh reaksi sehingga akan menghasilkan nilai entalpi reaksi positif.

Ketika suhu sistem dinaikkan, maka kesetimbangan akan bergerser ke sisi yang merupakan reaksi endoterm atau menyerap panas. Sedangkan saat suhu diturunkan, maka reaksi akan bergeser ke sisi yang merupakan reaksi endoterm atau melepaskan panas.

 

Jenis Kesetimbangan Kimia

Kesetimbangan kimia terdiri atas dua macam, yaitu kesetimbangan statis dan kesetimbangan dinamis. Kesetimbangan statis terjadi jika reaksi kimia yang dihasilkan merupakan reaksi kimia satu arah atau reaksi kimia yang tidak dapat kembali lagi seperti semula.

Sedangkan kesetimbangan dinamis terjadi jika reaksi kimia yang dihasilkan merupakan reaksi kimia dua arah atau reaksi kimia yang bisa kembali lagi seperti semula.

Ketika kamu membakar selembar kertas, abu yang dihasilkan tidak dapat berubah menjadi kertas lagi. Hal ini termasuk contoh kesetimbangan statis.

Akan tetapi, walau sama-sama menghasilkan reaksi, air yang direbus hingga menghasilkan uap akan memberi reaksi yang berbeda dengan kertas yang dibakar menjadi abu. Mengapa? Sebab, jika uap terkena tutup panci atau benda lainnya maka akan berubah kembali menjadi air. Nah, hal ini disebut dengan kesetimbangan dinamis karena ada perubahan dua arah.

Kesetimbangan dinamis bekerja saat kecepatan reaksi pembentukan produk sama dengan kecepatan pembentukan reaktan. Ingat, dalam kesetimbangan dinamis akan selalu ada perubahan menuju produk dan perubahan kembali menjadi reaktan. Kesetimbangan dinamis dilambangkan dengan tanda panah dua arah (⇌).

Berdasarkan jenis zat yang terlibat dalam suatu reaksi, kesetimbangan kimia dapat dibedakan menjadi 2 yaitu:

  1. Homogen

Kesetimbangan homogen merupakan kesetimbangan dimana baik reaktan maupun produk berada dalam satu fasa atau bentuk misalnya larutan sehingga akan menghasilkan campuran yang homogen.

Reaksi antar zat terlarut dalam suatu sistem larutan yang terjadi merupakan salah satu contoh kesetimbangan homogen. Dimana dalam proses untuk reaksi ini, spesi kimia yang terlibat dapat berbentuk ion, molekul, maupun campuran.

  1. Heterogen

Kesetimbangan heterogen adalah suatu sistem dimana reaktan dan produk berbeda fasa. Dalam hal ini fasa yang dimaksuda dapat berupa fasa padat, cair, gas, dan larutan. Namun dalam sistem kesetimbangan ini, fasa padat dan cairan murni (liquid) dapat diabaikan.

Persamaan Reaksi Kesetimbangan Kimia

Jika suhu tetap gas A berada dalam kondisi setimbang dengan gas B, maka persamaan reaksinya dapat ditulis sebagai berikut:

aA(g)  bB(g)

Apabila gas A dalam keadaan setimbang dengan gas B, maka kecepatan pembentukan gas B pasti sama dengan kecepatan pembentukan kembali gas A. Sudah paham kan? Nah, tiap gas A berubah sebanyak a mol, maka B juga akan berubah sebanyak b mol. Perbandingan mol A dan mol B akan selalu tetap.

Tetapan Kesetimbangan Kimia

Merupakan angka yang menunjukkan perbandingan secara kuantitatif antara produk dengan reaktan. Secara umum reaksi kesetimbangan dapat dituliskan sebagai berikut.

aA + bB  cC + dD

Saat di dalam reaksi kesetimbangan dilakukan aksi, maka kesetimbangan akan bergeser dan sekaligus mengubah komposisi zat-zat yang ada untuk kembali mencapai kesetimbangan. Secara umum dapat dikatakan tetapan kesetimbangan merupakan perbandingan hasil kali molaritas produk dengan hasil kali molaritas reaktan yang masing-masing dipangkatkan dengan koefisiennya.

3

Tetapan kesetimbangan (K), sering juga dituliskan KC . Pada artikel ini digunakan simbol KC untuk harga tetapan kesetimbangan.

Contoh Soal Kesetimbangan Kimia

Satu liter campuran gas pada suhu 100°C pada keadaan setimbang mengandung 0,0045 mol dinitrogen tetraoksida dan 0,03 mol nitrogen dioksida.

  1. Tuliskan rumus tetapan kesetimbangan gas tersebut.
  2. Hitung tetapan kesetimbangannya.

Jawab: 

N2O4(g)  NO2(g)

Persamaan di atas harus disetarakan dulu menjadi

N2O4(g)  2NO2(g)

a. Tetapan kesetimbangan dituliskan sebagai perbandingan molaritas produk (nitrogen dioksida) dengan molaritas reaktan (dinitrogen tetraoksida) yang masing-masing dipangkatkan dengan koefisiennya, sehingga dapat dituliskan sebagai berikut.

4

5
Jadi, tetapan kesetimbangannya sebesar 0,2.

MIND MAPPING

Mind Mapping Kesetimbangan Kimia

Daftar Pustaka

https://www.pakarkimia.com/pengertian-kesetimbangan-kimia/

https://www.ruangguru.com/blog/kesetimbangan-kimia-jenis-jenis-reaksi-dan-tetapan