.

Sabtu, 11 Agustus 2018

DAMPAK PENCEMARAN LINGKUNGAN

Dampak pencemaran terhadap lingkungan makin sulit dikendalikan, dengan ongkos lingkungan yang semakin mahal. berikut dampak pencemaran lingkungan


1. Pencemaran Air

Pencemaran air adalah kerusakan yang terjadi pada air sehingga melewati batas normal pada umumnya. Air yang tercemar disebabkan oleh adanya sebuah zat kimia atau polutan yang masuk ke dalam air. Polutan ini diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Limbah Industri, yaitu limbah yang mengandung sebuah logam berat seperti raksa, timbal, dan yang lainnya. Biasanya limbah ini dialirkan ke sungai. Logam tersebut sangat berbahaya jika masuk de dalam tubuh manusia karena dapat menimbulkan penyakit kanker.
  • Limbah Rumah Tangga, limbah rumah tangga sering kita temukan adalah limbah deterjen dan limbah sampah. Limbah ini dapat mengakibatkan penurunan oksigen di perairan sehingga dapat mengancam populasi makhluk hidup yang hidup di air.
  • Limbah Pertanian, limbah pertanian yang sering kita temukan adalah limbah pupuk atau insektisida. Limbah ini sangat berbahaya untuk kesehatan manusia juga pada organisme yang lainnya. Hal ini juga akan mengakibatkan kematian pada organisme yang hidup di dalam air.

2. Pencemaran Tanah

Pencemaran tanah yang sering kita temukan adalah sampah. Sampah merupakan salah satu penyebab tanah bisa tercemar. Pencemaran tanah bisa disebabkan oleh pembuangan sampah yang tidak dikelola dengan baik.
Selain itu pencemaran tanah bisa disebabkan oleh kebocoran limbah cair dari industri serta tumpahan minyak, zat kimia, dan limbah yang lainnya. Jika tanah sudah tercemar oleh suatu polutan, maka polutan tersebut akan mengendap ke dalam tanah sebagai zat yang sangat beracun yang dapat membahayakan kesehatan manusia.
Polutan bisa dibedakan menjadi 2 jenis, yakni sebagai berikut :
  • Polutan dapat diuraikan oleh proses alam, contohnya : kayu, atau bahan sisa makanan serta sampah-sampah dedaunan.
  • Polutan yang tidak dapat diuraikan oleh proses alam, contohnya : logam, plastik, kaleng, dan lain sebagainya.

3. Pencemaran Udara

Pencemaran udara biasanya terjadi disebabkan oleh pembakaran hutan yang dilakukan secara ilegal dan asap dari kendaraan ataupun pabrik. Beberapa jenis polutan yang sering mencemari udara, diantaranya adalah sebagai berikut ini.
  • Karbon Monoksida (CO), Gas CO adalah hasil pembakaran yang tidak sempurna oleh mesin kendaraan bermotor. Jika gas ini terhirup oleh manusia maka akan ikut beredar pada darah manusia sehingga akan mengakibatkan kepala menjadi pusing dan bahkan bisa menyebabkan gangguan pada saraf.
  • Karbon Dioksida (CO2), Gas CO2 adalah gas yang dihasilkan dari proses pernapasan makhluk hidup, pembusukan bahan organik dan pelabukan dari batuan. Bila gas ini di atmosfer jumlahnya meningkat, maka akan menyebabkan peningkatan suhu pada bumi.
  • Senyawa Nitrogen, Gas nitrogen ini sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup sebagai bahan untuk membangun protein. Jika gas ini bereaksi dengan air maka akan membentuk sebuah senyawa asam.
  • Senyawa Belerang, Gas sulfur dioksida ini berasal dari pabrik yang menggunakan belerang dan hasil dari pembakaran fosil. Gas ini jika bereaksi dengan air akan membentuk senyawa asam. Bila senyawa ini turun bersamaan dengan hujan, maka akan terjadilah hujan asam.
  • Klorofluorokarbon (CFC), CFC sering kali digunakan untuk bahan pendingin pada AC dan kulkas. Selain itu, CFC juga digunakan untuk alat penyemprot rambut dan juga alat penyemprot nyamuk. CFC sangat berbahaya sekali karena bisa merusak lapisan ozon pada atmosfer. Akibatnya perlindungan bumi dari radiasi sinar ultraviolet akan berkurang.

https://sahabatnesia.com/pencemaran-lingkungan/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar